Dairiotnay.blogspot.com Dairiotnay.blogspot.com Dairiotnay.blogspot.com Dairiotnay.blogspot.com Dairiotnay.blogspot.com Blogger Widgets

Senin, 30 Maret 2015

#part 1

Saat aku jatuh dari sebuah kata cinta, setiap detiknya aku ingin menulis. merangkai kata indah atas nama cinta dan kerinduan kemudian terkumpul menjadi sebuah cerita yang sungguh tak ingin kusudahi. Aku hanya ingin pyn menjadi jawaban atas segala rindu yang telah merambat disetiap dinding hati ini dan menjadikannya ketenangan yang abadi dengan adanya pyn disampingku, meskipun sedetik saja. (kalau tak membuat pyn risih)

Pyn tak perlu mengkhawatirkanku saat pyn bersama kekasihmu. iya, aku baik-baik saja. pyn cukup datang padaku saat pyn pulang, lalu ajak aku tertawa bersamamu. kau tak perlu mempedulikan apa inginku terhadapmu, jaga saja hatimu untuknya, aku bahagia hanya karna pyn bahagia. pyn juga tak perlu pikirkan apa makna dari tulisanku ini. pelihara saja cinta kalian, aku senang mendengar pyn dan dia bersatu kembali. pyn tak perlu bimbang memikirkan antara aku dan dia. kau cukup pikirkan dia saja. aku tak berhak berada dipikiranmu. aku tak berhak bersanding dengannya dipikiranmu. aku tak layak pyn pikirkan.  tapi, setidaknya setelah pyn memikirkannya, ingatlah aku walau sepersekian detik saja.

Aku tidak suka cara pyn setiap kali kau pergi. tapi aku menyukai cara pyn setiap kali pyn datang.  pyn seringkali membuatku tersenyum hanya dengan pyn mengetuk pintu dan memanggil namaku. Aku tak peduli darimana pyn, yang ku pedulikan hanya "pyn datang dan membuatku tersenyum".. Itu lebih dari sekedar membahagiakanku.. Setiap kali pyn jauh, setiap detiknya aku terfikir dan terbayang akan wajah pyn yang dulu sempat kulihat tepat berada di sampingku. yang membuat fikiranku tak bisa aku hentikan untuk memikirkan pyn, sehingga selalu membuat otakku yang seolah mengisyaratkanku untuk menelponmu. (Ini gila. Tapi entah harus bagaimana ku katakan, aku merindukanmu.)

Aku tau aku tak pantas merindukan pyn. Aku tak layak mengharap pyn menyempatkan waktu untukku. Aku tau aku bersalah membuat pyn membagi waktu untukku dan untuk dia. Pyn tak perlu  bingung membagi waktu itu. Habiskan saja waktu itu selama yang pyn mau bersamanya. Dan setelah pyn bosan, pyn boleh sekedar datang dan mengajakku tertawa kembali, asal itu bisa mengembalikan mood-mu. Aku rela  pyn jadikan boneka yang bisa membuat pyn tertawa asal pyn berada disisiku. Tak usah pedulikan perasaanku, aku senang bisa membuat pyn tertawa(mekipun jarang). Tapi sungguh aku tak bermaksud memasuki celah kecil diantara kalian. Aku hanya ingin menjadi penghibur saat kau merasa dunia ini membosankan. Itu saja..

Jika suatu saat kau udah merasa bosan dengan duniamu dan memerlukan bantuan, datanglah padaku. Aku pasti akan menyambutmu dan menuruti semua keinginanmu. selama tindakanmu itu bisa membuat pyn bahagia, apapun akan aku usahakan asalkan pyn selalu bahagia. dan setelah aku berhasil memenuhi permintaanmu, pyn gk perlu memikirkan tentang diriku. (insyaallah,, aku akan baik - baik saja). biarlah aku saja yang merasakan semua ini. lagi pula aku juga yang salah. (aku terlalu serius sehingga aku berani ke rumahmu,, keluargamu). dan kini aku sadar atas segala kebodohanku yang selama ini aku percayai akan kebenarannya.

Dan pyn juga gak usah menjelaskan apa yang sedang pyn rasakan. dengan memandangiku saja aku sudah tau isi hati pyn. Aku tau pyn peduli. Tapi pyn tak perlu membagi cinta untukku. kalau itu bisa membuat pyn risih dan sedih. pyn cukup tumpahkan seluruh cinta hanya untuknya. Bukan karna aku tak menginginkannya, hanya saja aku tak sanggup kalau dia juga merasakan perihnya akan rasa sakit semua ini, yang hampir membuat tak sadar akan segala cita - citaku yang sempat aku terbangkan setinggi mungkin di fikiranku. aku rasa, cukup aku saja yang pernah merasakan semua ini. dan semoga semua ini tidak terjadi pada teman - temanku. (lebih - lebih sahabatku) amiiinn....

Aku sadar ini adalah yang pertama kali aku rasakan. jadi aku yakin semua ini adalah ujian bagiku,, aku gk akan menyerah dan akan selalu bersabar untuk menunggumu, meskipun bertahun - tahun lamanya. karena sabar, aku sakit. karena setia, aku kecewa. karena rindu, aku menangis. karena cinta, aku terluka. dan karena sayang, aku bertahan. 

Selasa, 17 Maret 2015

KAU YANG AKU KENANG 


Selamanya akan membekas luka dalam hatiku

berantakan rasa tak menentu

dicintai salah, mencintaipun juga salah

terkadang ingin bebas, lepas dan terhempas

dimana tidak ada penderitaan


Tapi duniaku penuh dengan penyesalan

tetesan air mata akan kekejaman

tempat dimana aku menyayangi orang yang begitu aku cinta

kini dia meninggalkanku dengan kehidupannya yang tak pernah aku tahu

dia menilai keseriusanku yang tak berarti apa-apa baginya

dia adalah jarum yang menancap di hatiku


Meski kau bagiku yang terindah

tapi sayang !? tiada guna semua

kau tercipta bukan untuk aku miliki

kau seperti bunga mawar bagiku

karna kecantikan mahkotamu membuat aku berat melepaskanmu

meski tetesan darah ini terus mengalir karena durimu


Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan

aku belajar mengalah dari sebuah keegoisan

aku belajar tegar dari sebuah kehilangan


Sepi bukan berarti hilang

diam bukan berarti lupa

jika kamu tidak punya waktu untuk aku

aku akan mengerti

jika kamu kembali dengan cinta dulu

aku juga akan mengerti

tapi jika suatu hari nanti aku berhenti mencintaimu

itulah giliranmu untuk mengerti


By: Dairi Otnay

Senin, 16 Maret 2015

PERPISAHAN

 

Tak terbayang olehku

Waktu ini kan terjadi padaku

Tak terduga dalam benakku

Waktu kejam kan melanda jiwaku

Perpisahan ini kan meneteskan air mata

Dalam kesedihan di selimuti kegembiraan

Perpisahan ini kan mengukir kenangan

Dalam suka maupun duka

Bertahun lamanya kita bersama

Menggali bakat tuk kedepan

Perpisahan ini kan merindukan sesama

Perpisahan ini kan menumbuhkan kesadaran akan arti kebersamaan

Berpisah akhir pertemuan

Berpisah akhir kesenangan

Berpisah akhir kenangan

Berpisah tiada arti yang menyenangkan

Peluk eratlah semua orang disisimu

Peluk eratlah semua sahabat-sahabat tercintamu

Hingga kau teteskan air mata kerinduan

Hingga kau diam membisu

Karena ku tahu

Tak kan ada waktu lebih tuk kita

Tak kan berarti hidup ini tanpa ada pertemuan dan perpisahan


By: Dairi Otnay

Pages